Laporan Materi PHP
Nama : Aris Setiawan
Kelas : Informatika
Komputer
NIM : 137710040017
1. Pengenalan PHP
PHP
(akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa pemrogramman
berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.
PHP
dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya
sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh
server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang
dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi
prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.
Pada prinsipnya
server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client
menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server (dapat dilihat
pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded
script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
·
Membaca
permintaan dari client/browser
·
Mencari
halaman/page di server
·
Melakukan
instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
·
Mengirim
kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.

2. Syntax
PHP
Kode
PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat
ditulis hampir di semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad,
dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode
tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.
Contoh
file PHP (contoh.php):
<html>
<?
Print
("Contoh text yang menggunakan kode PHP");
?>
</html>
Pada file
.html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server
tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas
sebuah browser.
Pada file
dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan
diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan
kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode
HTML, CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di
server.
Blok
scripting PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Blok
scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa
server yang mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan <? dan
diakhiri dengan ?>. Namun, untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya
menggunakan bentuk yang standar (<?php ?>).
Setiap
baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan
separator yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi
lainnya.
PHP
menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk
membuat suatu blok komentar.
1. Command
(perintah) dan Values (nilai-nilai). Command memiliki tugas spesifik yang telah
ditentukan, sedangkan Values adalah informasi yang berkaitan dengan tugas yang
dilakukan oleh Command.
A. Latihan_01.php
·
Syntax
“<?php echo
"Aris"; ?>”
·
Tampilan

2. Variabel
string digunakan untuk nilai yang mengandung karakter string.
B.
Latihan_02.php
·
Syntax
“print "Mencetak string dengan
menggunakan print.\]";
echo "Mencetak string dengan
menggunakan echo.";”
·
Tampilan

3.
Unix shell style
Ketika
PHP interpreter menemukan tanda hash (#) pada kode program, segala sesuatu dari
tanda hash ke akhir baris atau ke akhir dari bagian kode PHP akan dianggap
sebagai komentar.
C.
Latihan_03.php
·
Syntax
“# ini adalah skrip latihan
komputer
# menggunakan hash (#)
echo "mencoba komentar pada
PHP menggunakan Unix Shell Style.";”
·
Tampilan

4.
C++ Style
Ketika
PHP interprenter menemukan tanda double slash ( II ) pada kode program, segala
sesuatu dari tanda double slash ke akhir baris atau akhir dari bagian kode PHP
akan dianggap sebagai komentar. Hasil dari komentar C++ style ini akan sama
dengan Unix Shell style.
D.
Latihan_04.php
·
Syntax
“// ini adalah skrip latihan
komputer
// menggunakan double slash (//)
echo "mencoba komentar pada
PHP menggunakan C++ Style.";”
5.
C Langunage Style
Ketika
PHP menemukan sebuah garis miring diikuti dengan tanda bintang (/*), akan
dianggap sebagai komentar. Ini berarti C Langunage Style mendukung komentar
dengan banyak baris sekaligus.
E.
Latihan_05.php
·
Syntax
“/*
ini
adalah skrip latihan komputer
menggunakan
C style
bisa
banyak baris hanya dengan 1 buah komentar saja
*/
echo "mencoba komentar pada
PHP menggunakan C mb_language style.";
echo "</br>";”
·
Tampilan

6.
Variabel PHP
Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti
text, angka atau array. Ketika sebuah variabel dibuat, variabel tersebut dapat
dipakai berulang-ulang.
Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'.
Variabel PHP tidak perlu dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum
kita menggunakan variabel tersebut. Hal itu berarti pula bahwa tipe data dari
variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks yang dilakukan oleh
user. Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan
nilai kepada variabel tersebut.
Contoh berikut akan mencetak "PHP" :
$text = "PHP";
print "$text";
Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan
$Text merupakan variabel yang berbeda. Built-in function dan structure tidak
case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan perintah yang sama.
Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda
dollar tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.
Aturan Penamaan Variabel
Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah
(underscore) “_”
Nama
variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z,
0-9, dan _ )
Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.
F.
Latihan_06.php
·
Syntax
“$info = 10; // variabel $info
menampung bilangan bulat
echo $info;
echo "</br>";
$info = 12.3; // variabel $info
menampung bilangan pecahan
echo $info;
echo "<br />";
$info = "Skrip PHP"; //
variabel $info menampung string
echo $info;”
·
Tampilan


G.
Latihan_07.php
·
Syntax
“$bool = true; // sebuah boolean
$str = "foo"; // sebuah
string
$int = 12; // sebuah integer
echo "</br>";
echo "Variabel \$bool bertipe
:";
echo gettype($bool);
echo "<br />";
echo "Variabel \$str bertipe
:";
echo gettype($str);”
H.
Latihan_08.php
·
Syntax
“echo "</br>";
$my_float = 7.5; // memberikan
nilai pecahan ke variabel $my_float
echo $my_float; // tampilkan data
yang cesting dalam $my_float
echo "</br>";
echo (int) $my_float; // hasil type
cesting dalam bentuk bilangan integer”
·
Tampilan

7.
Konstanta
Konstanta adalah sebuah tetapan nilai dalam sebuah
program. Nilai konstanta tidak dapat diubah selama program dijalankan dan jika
dilakukan hanya akan menyebabkan error.
I.
Latihan_09.php
·
Syntax
“define("PI",
3.14);
$radius = 100;
$luas_lingkungan
= PI * ($radius * $radius);
$keliling_lingkungan
= 2 * PI * $radius;
echo "Luas
lingkungan :".$luas_lingkungan;
echo
"</br>";
echo
"keliling_lingkungan :".$keliling_lingkungan;”
·
Tampilan


8.
Operator di PHP
Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai dengan melakukan
suatu prosedur, atau dengan suatu operasi dari beberapa nilai. Nilai yang
digunakan dalam sebuah operasi disebut operand. Penjumlahan adalah sebuah
contoh sederhana dari suatu operasi.
Sebagai contoh : 2 + 4
2 dan 4 adalah sebuah operand. Ekspresi ini akan menghasilkan 6.
Arithmetic
Operator (Operator Aritmatika)
PHP menggunakan operator arithmetic dasar :
Operator
|
Aksi
|
Contoh
|
Penejelasan
|
+
|
Penjumlahan
|
5
+ 9
|
Menghasilkan
nilai : 14
|
-
|
Pengurangan
|
9
- 4
|
Menghasilkan
nilai : 5
|
*
|
Perkalian
|
5
* 6
|
Menghasilkan
nilai : 30
|
/
|
Pembagian
|
20
/ 4
|
Menghasilkan
nilai : 5
|
%
|
Modulus
|
9
% 4
|
Menghasilkan
nilai : 1
|
J.
Latihan_10.php
·
Syntax
“Bilangan Positif : <?= +5 ?>
<br />
Bilangan Negatif : <?= -5 ?>
<br />
5 + 3 = <?= 5+3 ?>
<br />
5 - 3 = <?= 5-3 ?>
<br />
5 * 3 = <?= 5*3 ?>
<br />
5 / 3 = <?= 5/3 ?>
<br />
5 % 3 = <?= 5%3 ?>”
·
Tampilan


9. Unary
Operator
Tanda minus ( - ) digunakan
dengan sebuah nilai numerik tunggal untuk menegatifkan sebuah bilangan (untuk
membuat negatif bilangan postif atau membuat postif bilangan negatif).
Contoh
:
$x
= 2;
$y
= -$x; // $y = -2
$i
= -234;
$j
= -$i; // $j = 234
Variable
Assignment Operator
Tanda sama dengan ( = ) digunakan
untuk mengatur atau menetapkan nilai suatu variabel. Oleh karena itu tanda
tersebut dikenal sebagai operator penugasan.
Contoh
:
$x
= 1;
$y
= x + 1;
$luas
= $panjang * $lebar;
$statements
= "Yes";
Variabel
disebelah kiri tanda ( = ) akan diberikan nilai dari ekspresi disebelah kanan
tanda ( = ).
Comparison
Operator (Operator Perbandingan)
Operator perbandingan digunakan
untuk menguji suatu kondisi. Ekspresi yang menggunakan operator perbandingan
akan selalu menghasilkan nilai boolean, yaitu antara true (benar) atau false
(salah).
Contoh
:
$i
= 4;
if
($i < 6) print "akan dilakukan pencetakan";
//
ekspresi '$i < 6' adalah benar
if
($i > 6) print "tidak akan tercetak";
//
ekspresi '$i > 6' adalah salah
Logical
Operator (Operator Logika)
Operator logika
digunakan untuk mengkombinasikan kondisi, sehingga beberapa kondisi dapat
dievaluasi atau diperiksa dalam sebuah ekspresi. Sebagai contoh logika AND akan
bernilai true jika semua kondisi benar. Tabel berikut ini menunjukkan semua
anggota dari operator logika :
Operator
|
Contoh
|
Bernilai
benar jika :
|
AND
/ and
|
$i
&& $j atau $i AND $j
|
$i
dan $j bernilai bernilai benar
|
OR
/ or
|
$i
|| $j atau $i OR $j
|
Salah
satu atau kedua variabel bernilai benar
|
XOR
|
$i
XOR $j
|
Salah
satu variabel bernilai benar, tetapi tidak keduanya benar
|
NOT
|
!$i
|
$i
tidak bernilai benar
|
K.
Latihan_11.php
·
Syntax
“<?php
$a = 10; // mula-mula nilai
variabel $a = 10
echo "1. Penugasan +=";
echo "<br />";
$a += 8;
echo "Variabel \$a saat ini
bernilai :".$a;
?>
<br />
<br />
<?php
$a += 10; //nilai variabel $a
dikembalikan menjadi 10
echo "2. Penugasan ++";
echo "<br />";
$a++;
echo "Variabel \$a saat ini
bernilai :".$a;”
·
Tampilan


L.
Latihan_12.php
·
Syntax
“echo
"<br />";
$string_1 =
"Pemrograman";
$string_2 =
"Web";
echo
$string_1." ".$string_2;”
·
Tampilan

10.
Tugas 1
·
Syntax
“<br />
<br />
<?php
$andi = 40;
echo "Umur
maya =".$maya = (2/100)*$andi;
echo
"<br />";
echo "Umur
eri =".$eri = (1/4)*$maya;
echo
"<br />";
echo "Umur
ana =".$ana = (1/2)*$eri;
?>”
·
Tampilan
