Kamis, 19 Februari 2015

MATERI PHP

Laporan Materi PHP
Nama : Aris Setiawan
Kelas : Informatika Komputer
NIM    : 137710040017


 1. Pengenalan PHP

PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.
PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.
Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server (dapat dilihat pada gambar dibawah). Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
·         Membaca permintaan dari client/browser
·         Mencari halaman/page di server
·         Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
·         Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.


















2. Syntax PHP

Kode PHP disimpan sebagai plain text dalam format ASCII, sehingga kode PHP dapat ditulis hampir di semua editor text seperti windows notepad, windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.
Contoh file PHP (contoh.php):
<html>
<?
Print ("Contoh text yang menggunakan kode PHP");
?>
</html>
Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser.
Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di server.
Blok scripting PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Blok scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan <? dan diakhiri dengan ?>. Namun, untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar (<?php ?>).
Setiap baris kode PHP harus diakhiri dengan semikolon (;). Semikolon ini merupakan separator yang digunakan untuk membedakan satu instruksi dengan instruksi lainnya.
PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat suatu blok komentar.

1.      Command (perintah) dan Values (nilai-nilai). Command memiliki tugas spesifik yang telah ditentukan, sedangkan Values adalah informasi yang berkaitan dengan tugas yang dilakukan oleh Command.
A.     Latihan_01.php
·         Syntax
“<?php echo "Aris"; ?>”

·         Tampilan

2.      Variabel string digunakan untuk nilai yang mengandung karakter string.
B.     Latihan_02.php
·         Syntax
“print "Mencetak string dengan menggunakan print.\]";
echo "Mencetak string dengan menggunakan echo.";”



·         Tampilan

3.     Unix shell style
Ketika PHP interpreter menemukan tanda hash (#) pada kode program, segala sesuatu dari tanda hash ke akhir baris atau ke akhir dari bagian kode PHP akan dianggap sebagai komentar.
C.    Latihan_03.php
·         Syntax
“# ini adalah skrip latihan komputer
# menggunakan hash (#)
echo "mencoba komentar pada PHP menggunakan Unix Shell Style.";”

·         Tampilan

4.      C++ Style
Ketika PHP interprenter menemukan tanda double slash ( II ) pada kode program, segala sesuatu dari tanda double slash ke akhir baris atau akhir dari bagian kode PHP akan dianggap sebagai komentar. Hasil dari komentar C++ style ini akan sama dengan Unix Shell style.
D.    Latihan_04.php
·         Syntax
“// ini adalah skrip latihan komputer
// menggunakan double slash (//)
echo "mencoba komentar pada PHP menggunakan C++ Style.";”

5.     C Langunage Style
Ketika PHP menemukan sebuah garis miring diikuti dengan tanda bintang (/*), akan dianggap sebagai komentar. Ini berarti C Langunage Style mendukung komentar dengan banyak baris sekaligus.
E.     Latihan_05.php
·         Syntax
“/*
            ini adalah skrip latihan komputer
            menggunakan C style
            bisa banyak baris hanya dengan 1 buah komentar saja
*/
echo "mencoba komentar pada PHP menggunakan C mb_language style.";
echo "</br>";”

·         Tampilan

6.     Variabel PHP
            Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau array. Ketika sebuah variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai berulang-ulang.
Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP tidak perlu dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita menggunakan variabel tersebut. Hal itu berarti pula bahwa tipe data dari variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks yang dilakukan oleh user. Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan nilai kepada variabel tersebut.
Contoh berikut akan mencetak "PHP" :
$text = "PHP";
print "$text";
Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text merupakan variabel yang berbeda. Built-in function dan structure tidak case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan perintah yang sama. Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.

Aturan Penamaan Variabel
Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah (underscore) “_”
Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z, 0-9, dan _ )
Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.

F.     Latihan_06.php
·         Syntax
“$info = 10; // variabel $info menampung bilangan bulat
echo $info;
echo "</br>";
$info = 12.3; // variabel $info menampung bilangan pecahan
echo $info;
echo "<br />";
$info = "Skrip PHP"; // variabel $info menampung string
echo $info;”

·         Tampilan






G.    Latihan_07.php
·         Syntax
“$bool = true; // sebuah boolean
$str = "foo"; // sebuah string
$int = 12; // sebuah integer
echo "</br>";
echo "Variabel \$bool bertipe :";
echo gettype($bool);
echo "<br />";
echo "Variabel \$str bertipe :";
echo gettype($str);”

H.    Latihan_08.php
·         Syntax
“echo "</br>";
$my_float = 7.5; // memberikan nilai pecahan ke variabel $my_float

echo $my_float; // tampilkan data yang cesting dalam $my_float
echo "</br>";
echo (int) $my_float; // hasil type cesting dalam bentuk bilangan integer”




·         Tampilan

7.     Konstanta
Konstanta adalah sebuah tetapan nilai dalam sebuah program. Nilai konstanta tidak dapat diubah selama program dijalankan dan jika dilakukan hanya akan menyebabkan error.

I.       Latihan_09.php
·         Syntax
“define("PI", 3.14);

$radius = 100;
$luas_lingkungan = PI * ($radius * $radius);
$keliling_lingkungan = 2 * PI * $radius;

echo "Luas lingkungan :".$luas_lingkungan;
echo "</br>";
echo "keliling_lingkungan :".$keliling_lingkungan;”

·         Tampilan




8.     Operator di PHP
Operator digunakan untuk menentukan sebuah nilai dengan melakukan suatu prosedur, atau dengan suatu operasi dari beberapa nilai. Nilai yang digunakan dalam sebuah operasi disebut operand. Penjumlahan adalah sebuah contoh sederhana dari suatu operasi.
Sebagai contoh : 2 + 4
2 dan 4 adalah sebuah operand. Ekspresi ini akan menghasilkan 6.

Arithmetic Operator (Operator Aritmatika)
PHP menggunakan operator arithmetic dasar :
Operator
Aksi
Contoh
Penejelasan
+
Penjumlahan
5 + 9
Menghasilkan nilai : 14
-
Pengurangan
9 - 4
Menghasilkan nilai : 5
*
Perkalian
5 * 6
Menghasilkan nilai : 30
/
Pembagian
20 / 4
Menghasilkan nilai : 5
%
Modulus
9 % 4
Menghasilkan nilai : 1

J.      Latihan_10.php
·         Syntax
“Bilangan Positif : <?= +5 ?>
<br />
Bilangan Negatif : <?= -5 ?>
<br />
5 + 3 = <?= 5+3 ?>
<br />
5 - 3 = <?= 5-3 ?>
<br />
5 * 3 = <?= 5*3 ?>
<br />
5 / 3 = <?= 5/3 ?>
<br />
5 % 3 = <?= 5%3 ?>”

·         Tampilan




9.     Unary Operator
Tanda minus ( - ) digunakan dengan sebuah nilai numerik tunggal untuk menegatifkan sebuah bilangan (untuk membuat negatif bilangan postif atau membuat postif bilangan negatif).
Contoh :
$x = 2;
$y = -$x; // $y = -2
$i = -234;
$j = -$i; // $j = 234

Variable Assignment Operator
Tanda sama dengan ( = ) digunakan untuk mengatur atau menetapkan nilai suatu variabel. Oleh karena itu tanda tersebut dikenal sebagai operator penugasan.
Contoh :
$x = 1;
$y = x + 1;
$luas = $panjang * $lebar;
$statements = "Yes";
Variabel disebelah kiri tanda ( = ) akan diberikan nilai dari ekspresi disebelah kanan tanda ( = ).

Comparison Operator (Operator Perbandingan)
Operator perbandingan digunakan untuk menguji suatu kondisi. Ekspresi yang menggunakan operator perbandingan akan selalu menghasilkan nilai boolean, yaitu antara true (benar) atau false (salah).
Contoh :
$i = 4;
if ($i < 6) print "akan dilakukan pencetakan";
// ekspresi '$i < 6' adalah benar
if ($i > 6) print "tidak akan tercetak";
// ekspresi '$i > 6' adalah salah

Logical Operator (Operator Logika)
Operator logika digunakan untuk mengkombinasikan kondisi, sehingga beberapa kondisi dapat dievaluasi atau diperiksa dalam sebuah ekspresi. Sebagai contoh logika AND akan bernilai true jika semua kondisi benar. Tabel berikut ini menunjukkan semua anggota dari operator logika :
Operator
Contoh
Bernilai benar jika :
AND / and
$i && $j atau $i AND $j
$i dan $j bernilai bernilai benar
OR / or
$i || $j atau $i OR $j
Salah satu atau kedua variabel bernilai benar
XOR
$i XOR $j
Salah satu variabel bernilai benar, tetapi tidak keduanya benar
NOT
!$i
$i tidak bernilai benar


K.     Latihan_11.php
·         Syntax
“<?php
$a = 10; // mula-mula nilai variabel $a = 10
echo "1. Penugasan +=";
echo "<br />";

$a += 8;
echo "Variabel \$a saat ini bernilai :".$a;
?>
<br />
<br />
<?php
$a += 10; //nilai variabel $a dikembalikan menjadi 10
echo "2. Penugasan ++";
echo "<br />";

$a++;
echo "Variabel \$a saat ini bernilai :".$a;”

·         Tampilan
 





L.     Latihan_12.php
·         Syntax
“echo "<br />";
$string_1 = "Pemrograman";
$string_2 = "Web";

echo $string_1." ".$string_2;”




·         Tampilan

10.                        Tugas 1
·         Syntax
“<br />
<br />
<?php
$andi = 40;
echo "Umur maya =".$maya = (2/100)*$andi;
echo "<br />";
echo "Umur eri =".$eri = (1/4)*$maya;
echo "<br />";
echo "Umur ana =".$ana = (1/2)*$eri;
?>”
·         Tampilan

0 komentar:

Posting Komentar